IMBANG, Ketapang – Sebanyak 32 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Tahun Ajaran 2026/2027 resmi diberangkatkan ke Pontianak untuk mengikuti program pendidikan Sekolah Rakyat. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (27/7/2026).
Puluhan peserta didik yang berasal dari jenjang SD dan SMA tersebut akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Pontianak sebagai bagian dari program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam arahannya, Alexander meminta seluruh peserta didik memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia berpesan agar para siswa belajar sungguh-sungguh, menjaga disiplin, dan membawa nama baik Kabupaten Ketapang.
“Jaga nama baik Ketapang. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan ukir prestasi. Jika ada yang berhasil meraih peringkat terbaik, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi,” katanya.
Menurut Alexander, keberhasilan para siswa nantinya akan menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi.
Ia juga mengajak para orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak selama menjalani pendidikan di Pontianak.
Pada kesempatan itu, Bupati kembali menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang tengah memperjuangkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Ketapang agar pada masa mendatang peserta didik tidak perlu lagi mengikuti pendidikan di luar daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ketapang, Satuki Huddin, mengatakan program Sekolah Rakyat dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi nasional, di antaranya Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2023, Peraturan Presiden Nomor 130 Tahun 2025, serta berbagai arahan dari Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri.
Program tersebut juga diperkuat melalui Surat Keputusan Bupati Ketapang Nomor 254/Dinsos/RI/2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Fasilitasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ketapang.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah. (Adv)












