Pemkab Ketapang Hanya Salurkan 10 Sapi Kurban, Wabup Singgung Dampak Efisiensi Anggaran

Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, menyerahkan bantuan sapi kurban kepada pengurus Mushalla Al-Azhar di Desa Sampit, Senin (25/5/2026). Tahun ini Pemkab Ketapang hanya menyalurkan 10 ekor sapi kurban akibat kebijakan efisiensi anggaran. (ist) 

IMBANG, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang tahun ini hanya mampu menyalurkan 10 ekor sapi kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi akibat keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, saat menyerahkan bantuan hewan kurban kepada pengurus Mushalla Al-Azhar di Desa Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Senin (25/5/2026).

Menurut Jamhuri, jumlah bantuan hewan kurban tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya karena pemerintah daerah harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

“Tahun ini Pemerintah Kabupaten Ketapang hanya mampu menyalurkan 10 ekor sapi kurban karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Namun pemerintah tetap berupaya hadir untuk masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan keterbatasan anggaran saat ini juga berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah program pembangunan daerah. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mohon maaf apabila pembangunan belum maksimal dirasakan masyarakat. Tetapi kami tetap fokus mengabdi dan bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ketapang,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan kurban di Mushalla Al-Azhar, pemerintah daerah juga menyalurkan sapi kurban secara simbolis kepada Masjid Babussalam Sindur di Desa Mekar Sari Kecamatan Benua Kayong, Masjid Al Hidayah Dusun Tanjung Perak Kecamatan Nanga Tayap, serta Masjid Darul Muttaqin Kecamatan Kendawangan.

Wabup juga mengungkapkan pemerintah daerah akan terus mencari berbagai solusi untuk membantu masyarakat, termasuk mendorong perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami berharap ke depan kondisi anggaran kembali normal sehingga pemerintah daerah dapat berbuat lebih banyak lagi,” ucapnya. (Adv)

Penulis: SariEditor: Tim Redaksi