IMBANG, Ketapang – Bupati Ketapang Alexander Wilyo memimpin langsung Ritual Adat Besar Buka Portal Damai di Simpang Empat Penyarang, Kecamatan Jelai Hulu, Rabu (3/6/2026).
Prosesi adat tersebut menjadi penanda berakhirnya aksi pemasangan portal di jalan hauling perusahaan sekaligus membuka babak baru hubungan antara masyarakat adat dan pihak perusahaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual adat mengikat tali perdamaian di Tugu Perdamaian Simpang Kusik Batu Lapu. Dalam kapasitasnya sebagai Bupati Ketapang sekaligus Patih Jaga Pati Laman Sembilan Domong Sepuluh Kerajaan Hulu Aik, Alexander memimpin langsung prosesi tersebut.
Ia menegaskan bahwa perdamaian merupakan modal utama pembangunan daerah.
“Hakikatnya yang paling mahal sebenarnya adalah damai. Karena itu seluruh pihak harus menjaga suasana yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Usai ritual pengikatan tali perdamaian, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan portal adat berupa tajau dan palang kayu yang sebelumnya dipasang masyarakat di jalan hauling PT FAPE dan PT USP.
Alexander mengapresiasi pimpinan FR Group, Leon Sanjaya, yang hadir langsung untuk memenuhi komitmen hasil kesepakatan yang telah dibahas sebelumnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan mengawal pelaksanaan seluruh poin kesepakatan, mulai dari realisasi kebun plasma, program CSR, penyerapan tenaga kerja lokal hingga berbagai aspirasi masyarakat lainnya.
“Investasi harus berjalan, tetapi hak masyarakat juga wajib dipenuhi,” tegasnya. (Adv)













