Jembatan Benipis Dua Kembali Fungsional, Pemkab Ketapang Siapkan Solusi Permanen

Bupati Ketapang Alexander Wilyo meninjau kondisi Jembatan Benipis Dua di Dusun Teluk Parak, Desa Pangkalan Teluk, Jumat (12/6/2026). (ist)

IMBANG, Ketapang – Jembatan Benipis Dua di Dusun Teluk Parak, Desa Pangkalan Teluk, Kecamatan Nanga Tayap, yang sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat karena kondisinya yang rusak, kini kembali fungsional dan aman dilalui.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat meninjau langsung jembatan tersebut usai melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Simpang Hulu melalui jalur tengah Penjawaan–Pangkalan Teluk–Simpang Tiga Sembelangaan.

Menurut Alexander, perbaikan jembatan merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan pihak perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Pemerintah daerah telah menyampaikan surat penegasan kepada manajemen PT SMA dan mendapat respons cepat sehingga perbaikan dapat segera dilakukan,” katanya.

Meski jembatan telah kembali dapat digunakan masyarakat, Pemkab Ketapang menegaskan perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara.

Untuk menjamin keamanan dan keberlanjutan infrastruktur, pemerintah daerah telah menyiapkan tiga skema pembiayaan pembangunan jangka panjang, yakni melalui pengusulan pada RAPBD 2027, kerja sama dengan TNI, serta pengajuan bantuan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.

Selain Jembatan Benipis Dua, Pemkab Ketapang juga memprioritaskan peningkatan infrastruktur di Jalur Tengah. Salah satunya ruas Sumber Periangan–Tanjung Medan–Sandai yang direncanakan mendapat penanganan pada tahun depan, baik untuk peningkatan kualitas jalan maupun ketahanan jembatan.

Menurut Alexander, jalur tersebut memiliki peran penting sebagai akses mobilitas masyarakat sekaligus penunjang aktivitas perekonomian di wilayah pedalaman Ketapang.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga berdialog dengan Kepala Desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk menyerap berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur dan pelayanan masyarakat.

“Kami ingin memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujarnya. (Adv)

Penulis: SariEditor: Tim Redaksi