Imbang, Ketapang – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Ketapang mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial bagi guru dan tenaga pendidik madrasah. Sinergi tersebut diwujudkan melalui sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada para pendidik di lingkungan madrasah, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong kesadaran guru dan tenaga pendidik agar memiliki perlindungan jaminan sosial dalam menjalankan tugasnya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang, Dian Zulfikar, mengatakan guru dan tenaga pendidik memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus sehingga perlindungan terhadap mereka perlu menjadi perhatian bersama.
“Guru dan tenaga pendidik memiliki peran besar dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, kami mengajak seluruh guru dan tenaga pendidik madrasah untuk memastikan dirinya mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Dian.
Dalam sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan edukasi mengenai program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Perlindungan tersebut diharapkan memberikan rasa aman sekaligus membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika pekerja menghadapi risiko.
Dian menambahkan, sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Ketapang menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan perlindungan hingga ke lingkungan madrasah.
“Kami mengapresiasi sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Ketapang. Harapannya, kolaborasi ini dapat mendorong semakin banyak guru dan tenaga pendidik madrasah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan lebih aman dan tenang,” tambahnya.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang juga membuka ruang kolaborasi dengan madrasah dan yayasan untuk memberikan informasi serta memfasilitasi proses kepesertaan bagi guru dan tenaga pendidik.
Melalui sinergi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementerian Agama Kabupaten Ketapang terus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang lebih aman, terlindungi, dan memberikan ketenangan bagi para pendidik beserta keluarganya. (Adv)












