Imbang, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang tidak hanya membuka pelayanan kesehatan di RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom. Pelayanan administrasi kependudukan juga dibawa langsung mendekati masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat membuka pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap RS Pratama Sandai, Senin (14/9/2026).
Alexander mengatakan, masyarakat Sandai dan sekitarnya dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke pusat pemerintahan di Kabupaten Ketapang.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ketapang turut dibawa dalam kegiatan tersebut untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung.
“Jadi hari ini kita ingin menunjukkan bahwa pelayanan pemerintah harus datang mendekati masyarakat,” kata Alexander.
Menurut dia, pelayanan publik tidak semestinya membuat masyarakat mengeluarkan waktu, tenaga dan biaya lebih besar hanya untuk mengurus kebutuhan administrasi.
Karena itu, kehadiran pemerintah di kecamatan menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kebijakan tersebut berjalan bersamaan dengan dimulainya pelayanan IGD dan rawat inap di RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom.
Alexander menegaskan, pembukaan layanan kesehatan tersebut dilakukan meski pembangunan keseluruhan rumah sakit belum rampung. Sejumlah fasilitas lain masih dalam proses pembangunan dan penyiapan.
Seluruh fasilitas rumah sakit ditargetkan dapat diresmikan secara menyeluruh pada Oktober 2026. Sementara pelayanan IGD dan rawat inap mulai berjalan lebih dahulu agar masyarakat segera memperoleh manfaatnya.
Kehadiran rumah sakit tersebut juga diarahkan untuk melayani masyarakat dari wilayah sekitar Sandai, termasuk Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur dan Nanga Tayap.
Alexander mengatakan, pola pelayanan tersebut sejalan dengan Misi ke-7 pembangunan Kabupaten Ketapang mengenai peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pelayanan publik yang baik adalah pelayanan yang semakin dekat, mudah dijangkau dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. (Adv)












