IMBANG, Kayong Utara – Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-39 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan 42 homestay milik warga di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, sebagai tempat menginap peserta dan pendamping dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Ketua I Panitia MTQ Kalbar ke-39, Tasfirani, mengatakan penyediaan homestay merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan MTQ yang akan berlangsung pada 1–9 Agustus 2026. Setiap kafilah akan menempati tiga rumah yang telah ditetapkan panitia.
“Terkait penginapan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota, panitia sudah menyiapkan 42 homestay atau rumah penduduk. Setiap kafilah mendapatkan tiga rumah,” kata Tasfirani di Sukadana, Senin, 27 Juli 2026.
Menurut Tasfirani, homestay dipilih berdasarkan kelayakan bangunan, kapasitas, serta kedekatannya dengan masjid atau musala. Lokasi tersebut dinilai memudahkan peserta menjalankan ibadah, menggunakan fasilitas sanitasi, serta melakukan koordinasi selama mengikuti MTQ.
“Rumah atau homestay dipilih yang dekat dengan tempat ibadah, baik masjid maupun musala, untuk memudahkan akses fasilitas toilet serta pertemuan kafilah,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh pemilik homestay telah berkoordinasi dengan panitia, liaison officer (LO) masing-masing kafilah, serta petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi untuk memastikan pelayanan selama MTQ berjalan lancar.
“Sampai saat ini seluruhnya sudah terkoordinasi, baik dengan pemilik homestay, LO masing-masing kafilah, maupun petugas keamanan, kesehatan, dan konsumsi di setiap homestay,” katanya.
Selain akomodasi bagi peserta, panitia juga menyiapkan tempat menginap untuk tamu VVIP, VIP, serta tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun pemerintah kabupaten dan kota.
Penyediaan homestay tersebut sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat Sukadana. Rumah-rumah warga yang digunakan sebagai tempat menginap peserta memperoleh tambahan pendapatan selama pelaksanaan MTQ, sementara meningkatnya kunjungan ke Sukadana diperkirakan turut mendorong aktivitas usaha kuliner, transportasi, perdagangan, dan UMKM.
Salah seorang pemilik homestay yang akan menerima kafilah Kota Singkawang, Noorhabib, mengaku bersyukur rumahnya dipercaya menjadi tempat menginap peserta MTQ.
“Saya merasa bersyukur bahwa MTQ dilaksanakan di Sukadana, karena memberikan berkah bagi kami warga KKU, khususnya warga Sukadana. Semoga kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan sukses pelaksanaan MTQ di Sukadana,” ujarnya. (Adv)












