500 Warga Binaan Lapas Ketapang Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Pelayanan kesehatan gratis untuk WBP Lapas Ketapang, Jumat (25/4/2025). (ist)

IMBANG (Ketapang) – Sebanyak 500 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang mendapat pemeriksaan kesehatan gratis dalam bakti sosial yang digelar Jumat (25/4/2025). Kolaborasi antara Lapas, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ini jadi bukti nyata komitmen meningkatkan kesejahteraan penghuni lapas.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Ketapang, Jonson Manurung, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Feria Kowira, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Dedy Shopiardy. Tak sekadar memberi sambutan, para pejabat ini turun langsung berinteraksi dengan warga binaan dan meninjau proses pemeriksaan kesehatan di dalam lapas.

Para peserta bakti sosial menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari cek tekanan darah, tes gula darah dan kolesterol, hingga konsultasi medis. Tak hanya itu, obat-obatan juga diberikan secara gratis sesuai resep dokter.

“Ini adalah bentuk sinergi positif antara Lapas, Pemda, dan tenaga kesehatan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Dinas Kesehatan dan PPNI Kabupaten Ketapang. Harapannya, program seperti ini bisa berkelanjutan agar hak kesehatan warga binaan terus terpenuhi,”* tegas Jonson Manurung.

Ia menegaskan, kegiatan serupa akan terus digencarkan sebagai bagian dari upaya reintegrasi warga binaan ke masyarakat. “Kesehatan adalah hak dasar. Dengan layanan ini, kami ingin memastikan mereka tetap produktif dan siap kembali ke lingkungan sosial dengan kondisi fisik yang baik,” tambahnya.

Feria Kowira, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, menyambut baik kolaborasi ini. “Ini langkah konkret untuk mendukung program kesehatan di lapas. Ke depan, kami akan evaluasi kebutuhan lain, seperti layanan khusus penyakit kronis atau konseling kesehatan mental,” ungkapnya.

Sementara itu, kehadiran PPNI Kabupaten Ketapang memperkuat kualitas layanan. Para perawat terlatih tak hanya memeriksa kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. (RI)

Penulis: RilisEditor: Tim Redaksi