IMBANG, Ketapang – Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijalankan PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Region Sungai Rasau mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Kendawangan Kanan, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.
Melalui pendampingan kelompok tani secara terpadu, perusahaan perkebunan kelapa sawit itu mendorong lahirnya kemandirian petani sekaligus memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga membangun fondasi usaha tani yang berkelanjutan. Mulai dari pembukaan lahan, penguatan kapasitas petani, penyediaan sumber air, hingga pendampingan pemasaran dilakukan secara terintegrasi.
Pendampingan rutin yang diberikan kepada kelompok tani membantu petani memahami teknik budidaya yang lebih baik, mulai dari persiapan lahan, pola tanam, perawatan tanaman, hingga penanganan pascapanen. Kehadiran pendamping di lapangan turut mendorong petani untuk lebih terorganisir dan mampu mengelola usaha tani secara profesional.
Salah satu dukungan yang paling dirasakan masyarakat adalah bantuan pembukaan lahan menggunakan alat berat. Langkah ini membuka peluang bagi petani untuk memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi areal pertanian yang siap ditanami.

Dengan bertambahnya luas lahan garapan, kapasitas produksi kelompok tani meningkat. Kondisi tersebut memberi harapan baru bagi petani untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
PT BGA Region Sungai Rasau juga membantu penyediaan embung atau kolam penampungan air sebagai solusi kebutuhan irigasi. Infrastruktur ini menjadi sumber cadangan air yang dapat dimanfaatkan petani saat musim kemarau maupun ketika curah hujan menurun.
Keberadaan embung memungkinkan petani mengembangkan berbagai komoditas hortikultura bernilai ekonomi, termasuk cabai rawit yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat Desa Kendawangan Kanan.
Tidak berhenti pada aspek produksi, program CSR tersebut juga menyasar penguatan akses pasar. Kelompok tani didampingi untuk memahami kebutuhan pasar, menjaga kualitas hasil panen, serta membangun jejaring dengan pembeli dan pelaku usaha lainnya.
Melalui pendekatan tersebut, hasil pertanian masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk terserap pasar dengan harga yang kompetitif. Langkah ini sekaligus membuka ruang bagi Desa Kendawangan Kanan untuk berkembang sebagai salah satu sentra pertanian hortikultura di wilayah selatan Kabupaten Ketapang.
Program CSR PT BGA Region Sungai Rasau menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa. Dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki, program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Adv)













