IMBANG, Kayong Utara – Pelabuhan Teluk Batang di Kabupaten Kayong Utara, terendam banjir rob yang terjadi sejak awal pekan ini. Genangan air laut akibat pasang tinggi itu mulai mengganggu aktivitas warga dan pelaku transportasi di sekitar pelabuhan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara Fathul Bahri mengatakan, berdasarkan data dari BMKG Ketapang–Kayong Utara, fenomena pasang air laut tinggi diperkirakan masih akan berlangsung pada 9–14 November 2025, dengan ketinggian mencapai 1,2 hingga 1,8 meter.
“Menurut informasi BMKG, mulai 9 sampai 14 November, pasang air laut bisa mencapai 1,2 hingga 1,8 meter. Hampir seluruh wilayah pesisir berpotensi terdampak,” ujar Fathul kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).
Ia mengingatkan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir rendah agar tetap waspada terhadap potensi genangan, terutama di kawasan pelabuhan dan pemukiman tepi pantai.
BPBD Kayong Utara mengimbau warga untuk mengamankan barang-barang penting dan mengurangi aktivitas di area pelabuhan atau bibir pantai selama periode pasang tinggi berlangsung.
Selain melakukan pemantauan lapangan, BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna memperbarui informasi kondisi cuaca dan pasang air laut di wilayah Kayong Utara. (*)













