Kasus HIV/AIDS Meningkat di Ketapang, 113 Penderita Terdata Hingga November 2024

Foto ilustrasi. (*)

IMBANG (Ketapang) – Angka pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Ketapang menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, hingga November 2024 tercatat sebanyak 113 orang terinfeksi HIV/AIDS. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 103 penderita.

“Hingga November 2024, ada 113 kasus HIV/AIDS yang terdata di Ketapang. Namun, kita tidak bisa memastikan jumlah pasti penderita yang belum terdeteksi” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Feria Kowira diawal tahun 2025.

Sebagian besar pengidap HIV/AIDS di Ketapang berada pada rentang usia produktif. Penularan penyakit ini umumnya terjadi melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik pada pengguna narkoba, serta penularan dari ibu kepada anak melalui ASI.

Sebagai upaya preventif, Dinas Kesehatan Ketapang terus mendorong warga untuk mengikuti program skrining HIV/AIDS. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi infeksi HIV secara dini, sehingga pengobatan bisa segera diberikan untuk mencegah penularan lebih lanjut.

“Skrining HIV/AIDS dapat dilakukan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Ketapang. Layanan ini sepenuhnya gratis dan terbuka untuk umum,” jelas Feria Kowira.

Ia juga menambahkan, jika hasil skrining menunjukkan seseorang terinfeksi HIV, penderita akan segera dirujuk ke Klinik Bugenfil untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Feria berharap lebih banyak warga Ketapang yang memanfaatkan layanan ini agar dapat mendeteksi dan mengatasi HIV/AIDS sejak dini. (SR)

Penulis: SariEditor: Tim Redaksi