IMBANG, Ketapang – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ketapang Tahun 2026–2030 di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Senin (18/05/2026).
Rapat yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) itu menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Kepala Bapenda, para kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam arahannya, Jamhuri menegaskan bahwa optimalisasi PAD menjadi amanat penting sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
Menurutnya, kemampuan fiskal daerah harus diperkuat agar pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan maksimal.
“PAD merupakan pondasi dalam penerimaan pendapatan daerah dan menjadi modal dasar bagi daerah dalam pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan peningkatan PAD membutuhkan sinergi dan konsistensi seluruh perangkat daerah dalam menjalankan tugas masing-masing.
Jamhuri juga mengingatkan bahwa setiap penerimaan daerah akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan publik.
“Saya mengajak kita semua untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, karena setiap rupiah yang kita himpun akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Ketapang berharap terbangun komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pendapatan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel demi mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Adv)












