IMBANG, Ketapang – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk melahirkan inovasi dan terobosan baru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan Jamhuri saat memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD Kabupaten Ketapang Tahun 2026–2030 yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Senin (18/05/2026), di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.
Menurutnya, optimalisasi PAD tidak cukup hanya mengandalkan pola dan kebijakan yang sudah berjalan, tetapi juga memerlukan kreativitas serta langkah strategis dari masing-masing perangkat daerah.
Wabup meminta setiap kepala OPD memaparkan upaya konkret sesuai sektor dan kewenangannya untuk mencapai target pendapatan daerah.
“Saya meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya konsisten menjalankan kebijakan yang ada, tetapi juga mampu melahirkan inovasi dan terobosan baru yang berdampak terhadap peningkatan PAD,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan peningkatan pendapatan daerah sangat bergantung pada integritas dan sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah.
Selain mendukung pembiayaan pembangunan, peningkatan PAD juga dinilai penting untuk memperkuat kemandirian daerah dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita buktikan bahwa daerah kita mampu mandiri, profesional, dan berdaya saing,” tegas Jamhuri.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Kepala Bapenda, kepala perangkat daerah, dan jajaran terkait lainnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap melalui forum tersebut lahir langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat tata kelola pendapatan daerah secara efektif, transparan, dan akuntabel. (Adv)












