IMBANG, Ketapang – Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak para ayah di Kabupaten Ketapang untuk meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, dan dukungan terhadap pendidikan anak.
Ajakan tersebut disampaikan melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang dilaksanakan bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru, Senin (13/7/2026).
Dalam momentum tersebut, Alexander turut mengantarkan kedua anaknya, Aldric Shankara Domong Alexander dan Amethya Rashi Gloria, ke sekolah sebagai wujud komitmen memberikan teladan kepada masyarakat.
Menurut Alexander, di tengah kesibukan para ayah mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetap penting menyisihkan waktu mendampingi anak, terutama pada momen berharga seperti hari pertama masuk sekolah.
“Hari ini saya mengantar putra-putri saya, Aldric Shankara Domong Alexander dan Amethya Rashi Gloria, ke sekolah. Momen sederhana ini mengingatkan kita bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga dimulai dari perhatian dan keterlibatan orang tua,” ujarnya.
Ia menilai, kehadiran seorang ayah tidak sekadar mengantar anak ke sekolah, tetapi menjadi bentuk kasih sayang, dukungan, dan motivasi yang akan membekas dalam ingatan anak.
Alexander mengatakan keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh peran sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. Perhatian sederhana dari orang tua, kata dia, dapat memberikan dampak besar terhadap semangat belajar dan perkembangan karakter anak.
“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, saya mengajak para ayah di Kabupaten Ketapang untuk menyempatkan hadir mendampingi anak-anaknya. Beberapa menit yang kita berikan hari ini dapat menjadi kenangan indah sekaligus penyemangat bagi masa depan mereka,” katanya.
Ia berharap gerakan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran ayah dalam proses tumbuh kembang anak, tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok yang hadir memberikan pendampingan, perhatian, dan dukungan secara langsung.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi anak dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta membentuk semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik. (Adv)












