Wabup Ketapang Dorong Pagelaran Seni Budaya Melayu Mensubang Jadi Agenda Tahunan

Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir secara resmi menutup Pagelaran Seni Budaya Melayu (PSBM) Desa Mensubang, Sabtu (4/7/2026). (ist)

IMBANG, Ketapang – Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendukung pelestarian budaya daerah. Hal itu disampaikannya saat menutup Pagelaran Seni Budaya Melayu (PSBM) Desa Mensubang, Kecamatan Nanga Tayap, Sabtu (4/7/2026).

Penutupan pagelaran berlangsung meriah dan ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Wakil Bupati yang didampingi Camat Nanga Tayap, Kepala Desa Mensubang, panitia penyelenggara, serta sejumlah tamu undangan.

Kehadiran Jamhuri Amir disambut melalui prosesi adat tepung tawar Melayu, atraksi pencak silat, hingga tradisi pemancungan sebatang tebu sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan sekaligus pelestarian adat Melayu.

Dalam sambutannya, Jamhuri Amir mengapresiasi seluruh panitia penyelenggara yang dinilai berhasil menggelar festival budaya tersebut dengan baik. Ia memberikan penghargaan khusus kepada Camat Nanga Tayap yang menginisiasi kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Pak Camat beserta seluruh panitia yang telah menjaga marwah Melayu. Sesuai falsafah *tak lekang Melayu dimakan zaman*, warisan budaya yang ditinggalkan para leluhur jangan sampai hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, PSBM bukan sekadar hiburan masyarakat, tetapi menjadi ruang untuk menghidupkan kembali permainan tradisional dan budaya Melayu yang mulai jarang dikenal generasi muda.

Ia berharap berbagai kearifan lokal yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut dapat diintegrasikan sebagai muatan lokal di sekolah agar nilai-nilai budaya tetap diwariskan kepada generasi penerus.

Wakil Bupati juga berharap PSBM dapat menjadi agenda tahunan dan menginspirasi kecamatan lain di Kabupaten Ketapang untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Saya berharap ke depan tidak hanya Kecamatan Nanga Tayap, tetapi kecamatan lainnya juga menggelar kegiatan seperti ini. PSBM menjadi role model bagi tumbuh dan berkembangnya khazanah budaya Melayu di Kabupaten Ketapang. Mari bersama-sama kita lestarikan kekayaan budaya yang diwariskan oleh para leluhur,” tegasnya.

Rangkaian penutupan semakin semarak dengan penampilan tari khas Melayu “Tajuk Rindu” yang dibawakan penari Desa Mensubang. Suasana malam semakin meriah saat Arwana Band tampil menghibur ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Usai acara, Wakil Bupati turut mengunjungi stan pameran UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan, kerajinan, dan potensi lokal Desa Mensubang. (Adv)

Penulis: SariEditor: Tim Redaksi