KIPP dan CMI Perkuat Garda Depan Penanganan Asap di Kalimantan Barat, Salurkan Bantuan ke BPBD

Manajer CSR perusahaan menyerahkan bantuan logistik untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara simbolis kepada Kepala BPBD Kabupaten Ketapang. Penyerahan berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Ketapang, pada Kamis (20/8/2026). Bantuan yang diberikan meliputi masker KN95, masker gas, susu steril, dan multivitamin. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi aktif perusahaan dalam upaya penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Ketapang. (ist)

Imbang, Ketapang – Kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan publik kembali ditunjukkan oleh sektor industri di Kalimantan Barat.

Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) bersama PT Cita Mineral Investindo (CMI) mengambil langkah proaktif dengan menyalurkan bantuan logistik strategis guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang.

Paket bantuan yang difokuskan untuk perlindungan kesehatan dan operasional darurat ini disalurkan ke Kantor BPBD Kabupaten Ketapang oleh Manager CSR KIPP, Maulana Budi, kepada jajaran perwakilan BPBD dari kedua kabupaten tersebut.

Apresiasi disampaikan oleh Kepala BPBD Kabupaten Kayong Utara, Fathul Bahri. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini menjadi pilar utama dalam memperkuat daya tanggap darurat di tengah krisis karhutla dan krisis air bersih yang melanda wilayah Sukadana dan sekitarnya.

“Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons kami dalam menghadapi kondisi darurat di masyarakat,” ujar Fathul.

Untuk Kayong Utara, bantuan yang disalurkan terdiri atas pompa air, masker KN95, masker gas, susu steril, serta multivitamin. Sebelumnya, KIPP dan CMI juga mengerahkan dua unit truk air untuk pemadaman kebakaran dan dua unit truk pengangkut air bersih.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kayong Utara, sekaligus membantu masyarakat yang terdampak asap akibat karhutla dan krisis air akibat kemarau.

Eskalasi karhutla yang memicu ancaman kabut asap mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Kepala BPBD Kabupaten Ketapang, Yunifar Purwantoro, mengungkapkan betapa beratnya tantangan yang dihadapi petugas di lapangan setiap harinya.

“Saat ini ada dua ribuan titik api di Ketapang. Kami bekerja keras setiap hari untuk memadamkan api. Alhamdulillah ada bantuan masker gas, susu dan vitamin untuk petugas kami di lapangan. Bantuan masker juga akan kami sampaikan ke masyarakat,” tutur Yunifar.

External Manager KIPP Sugeng Sulistiyo, menegaskan bahwa penanganan bencana karhutla adalah tanggung jawab moral bersama yang memerlukan keterlibatan aktif semua pihak, termasuk korporasi.

Melalui dukungan logistik ini, Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) bersama PT Cita Mineral Investindo (CMI) berharap para pejuang kemanusiaan di garis depan dapat menjalankan tugasnya dengan perlindungan kesehatan yang lebih optimal.

“Kami menyadari penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Semoga bantuan ini dapat mendukung kerja keras BPBD dan tim di lapangan dalam menghadapi karhutla di Kayong Utara dan Ketapang,” tutup Sugeng.

Melalui sinergi yang terbangun ini, KIPP dan CMI berharap situasi karhutla di Kalimantan Barat dapat segera teratasi, serta keselamatan dan kesehatan masyarakat luas dapat terus terjaga dengan baik. (Adv)

Penulis: RilisEditor: Tim Redaksi